Selasa, Mei 18, 2021
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Serang Presiden Real Madrid, Javier Tebas: Florentino Perez Kini Tersesat

Perez mengklaim bahwa kompetisi baru akan membantu sepakbola secara keseluruhan, namun dia mendapat sedikit dukungan.

Javier Tebas, kepala La Liga, mengecam proposal Liga Super Eropa dan menyebut presiden Real Madrid Florentino Perez bergerak dari “sangat tidak mengerti” menjadi “tersesat”.

Rencana pembentukan kompetisi tengah pekan yang baru diumumkan pada Minggu (18/4) lalu, dengan ada kemungkinan tim-tim elit dari seluruh Eropa akan bersaing di antara mereka sendiri.

Sejauh ini sudah ada 12 klub pendiri yang terdaftar untuk mengikuti kejuaraan yang disebut-sebut sebagai saingan Liga Champions saat ini. Liga Primer Inggris diwakili “enam besar” tradisional, yakni Manchester United, Liverpool, Chelsea, Manchester City, Arsenal, dan Tottenham Hotspur.

Atletico Madrid, Real Madrid, dan Barcelona mewakili La Liga serta Serie A Italia diwakili Juventus, Inter Milan, dan AC Milan.

Perez menyatakan bahwa proposal itu akan membantu “menyelamatkan sepakbola”, tapi Tebas termasuk di antara sejumlah tokoh yang menyuarakan penolakan.

Tebaz mengecam ada pihak yang bertindak untuk kepentingan mereka sendiri dan ia mengkhawatirkan adanya “kematian sepakbola”.

“Pada Desember 2020, saya mengatakan bahwa Florentino Perez tidak mengerti, tapi kini dia tersesat,” demikian posting Tebaz di Twitter ketika mengetahui komentar Perez.

“Sepakbola tidak sepenuhnya hancur seperti yang dia katakan, begitu Liga Super Eropa, yang merupakan salah satu malasah, solusinya…ini adalah kematian sepakbola.”

Tebaz melengkapi posting-annya dengan tagar “alasan buruk” dan “Florentino Perez sang penyelamat, tidak, terima kasih.”

Perez berusaha mempertahankan tindakan 12 klub elit dan rencana pembentukan Liga Super Eropa, dengan mengatakan kepada El Chiringuito: “[Kami melakukannya] untuk menyelamatkan klub yang lebih sederhana, sebelum kesempatan untuk menyelamatkan mereka hilang.”

“Ini akan menyelamatkan semua orang. Sepakbola sedang melalui momen yang sangat sulit. Yang terburuk dalam 20 tahun. Itu tidak akan hilang, tapi bisa turun ke tingkat yang berbeda, jika pemain-pemain muda tidak tertarik dengannya.”

“Kami berjuang untuk masa depan sepakbola. Ada orang yang tidak menganggap ini serius.”

“Kami akan membantu sepakbola di setiap level dan membawanya ke tempat yang selayaknya di dunia. Sepakbola adalah satu-satunya olahraga di dunia dengan lebih dari empat miliar penggemar, dan tanggung jawab kami sebagai klub-klub besar adalah menanggapi keinginan mereka.”

Sumber: goal indonesia

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

BERITA POPULER