Jumat, Juni 25, 2021
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

UEFA Hukum Denda 9 Klub Liga Super Eropa, Bagaimana Nasib Sisanya?

Mayoritas klub pelopor telah meninggalkan ide pendirian Liga Super yang gagal total dalam beberapa hari saja setelah pengumumannya.

Sembilan dari 12 klub pelopor Liga Super Eropa (ESL) telah memastikan akan berkomitmen kepada UEFA dan membatalkan rencana kompetisi breakaway tersebut, namun akan diganjar denda finansial dari badan sepakbola Eropa tersebut.

Tiga klub sisanya – Barcelona, Real Madrid, dan Juventus – menolak kembali bergabung ke UEFA dan terancam sanksi berat.

Rancangan pembentukan Liga Super kolaps beberapa hari saja setelah pengumumannya, gara-gara mayoritas klub pendiri memutuskan keluar setelah menuai kritik keras dari penggemar dan asosiasi sepakbola.

Meski menyatakan batal ikut wacana ESL, sembilan klub – Arsenal, AC Milan, Chelsea, Atletico Madrid, Inter Milan, Liverpool, Manchester City, Manchester United, dan Tottenham – akan kehilangan pendapatan dari UEFA dalam satu musim sebesar lima persen.

“Kesembilan klub itu mengafirmasi dan menerima bahwa proyek Liga Super adalah sebuah kesalahan dan meminta maaf pada fans, asosiasi nasional, liga nasional, klub Eropa lain, dan UEFA,” ujar pernyataan dari UEFA.

“Mereka juga telah mengakui bahwa proyek tersebut tidak akan mendapat izin di bawah Statuta dan Peraturan UEFA.”

Badan administrasi sepakbola Eropa itu menambahkan bahwa klub telah “berkomitmen dan akan mengikuti kompetisi klub milik UEFA tiap musim di mana klub tersebut lolos berdasarkan prestasi olahraga” dan akan “mengakhiri keterlibatannya di kerjasama yang membentuk dan mengoperasikan Liga Super serta menghentikan segala tindakan hukum yang berkaitan.”

Kesembilan klub itu akan diganjar denda sebesar €100 Juta (£87 Juta/$122 Juta) apabila mencoba bermain di kompetisi ilegal lain seperti ESL.

Barca, Madrid, dan Juve terancam sanksi yang lebih berat dari UEFA atas tindakannya dan penolakannya untuk meninggalkan ESL.

Pernyataan itu berlanjut: “Selain itu, ke depannya, UEFA memiliki hak untuk mengambil tindakan yang dianggap perlu untuk menghukum klub-klub yang hingga kini menolak meninggalkan ‘Liga Super.'”

“Masalah ini akan segera dirujuk ke badan disipliner UEFA yang kompeten.” (*goal)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

BERITA POPULER